Mendikdasmen Abdul Mu’ti: Usia Masuk SD Tidak Hanya 7 Tahun Lagi!

Mendikdasmen Abdul Mu’ti: Usia Masuk SD Tidak Hanya 7 Tahun Lagi!

Halo Ayah dan Bunda! 👋 Ada kabar terbaru nih tentang aturan usia masuk Sekolah Dasar (SD) yang harus kamu tahu, khususnya buat anak-anak yang tahun ini siap mulai sekolah. Kalau dulu kita kenal aturan “harus 7 tahun baru boleh masuk SD”, sekarang ada aturan baru yang lebih fleksibel dan inklusif dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Yuk, simak penjelasan santai dan lengkapnya supaya kamu nggak ketinggalan info penting ini!

Apa Sih SPMB 2025 Itu?

SPMB singkatan dari Sistem Penerimaan Murid Baru, yang menggantikan sistem PPDB lama. Jadi, mulai tahun ajaran 2025, aturan masuk sekolah akan mengacu pada sistem ini dengan beberapa penyesuaian terutama soal usia calon murid kelas 1 SD.

Usia Masuk SD: Gak Cuma 7 Tahun Lagi

Secara garis besar, aturan baru ini menetapkan usia prioritas yang tetap 7 tahun atau lebih pada 1 Juli tahun berjalan untuk masuk SD. Namun, ada juga kelonggaran untuk anak yang lebih muda asal sudah siap secara psikis dan fisik.

1. Usia Prioritas: 7 Tahun atau Lebih

Kalau anak kamu sudah genap atau lebih dari 7 tahun per tanggal 1 Juli, berarti dia dapat prioritas utama. Hal ini karena usia 7 tahun dianggap sudah cukup matang untuk mulai belajar di SD, baik dari segi kemampuan fisik, kognitif, maupun sosialnya.

2. Anak Usia 6 Tahun Masih Bisa Masuk

Kalau anak kamu baru 6 tahun pada 1 Juli tahun berjalan, jangan khawatir! Mereka tetap bisa diterima masuk SD. Jadi usia minimum sekarang bukan lagi 7 tahun mutlak, tapi ada toleransi bagi anak yang usianya 6 tahun. Ini sangat membantu buat anak yang lebih cepat berkembang atau anak yang lahir akhir tahun.

3. Pengecualian untuk Anak di Bawah 6 Tahun

Kalau anak kamu bahkan belum sampai 6 tahun, tapi sudah minimal 5 tahun 6 bulan pada 1 Juli, ada kemungkinan masuk SD juga! Namun, ada syaratnya:

  • Anak harus punya kecerdasan dan bakat istimewa.
  • Harus siap secara psikis dan fisik.
  • Perlu rekomendasi tertulis dari psikolog profesional. Kalau psikolog tidak tersedia, rekomendasi bisa dari guru-guru di sekolah yang bersangkutan.

Jadi ini bukan sembarang anak di bawah 6 tahun bisa langsung masuk SD ya, tapi khusus anak yang memang benar-benar siap dan layak.

Tidak Ada Tes Calistung di SD

Satu hal penting yang harus kamu tahu, sekolah SD tidak boleh mengadakan tes membaca, menulis, dan berhitung (calistung) saat proses penerimaan siswa baru. Jadi anak-anak tidak boleh dipaksa menjalani tes yang bisa membuat mereka stres. Yang dinilai adalah kesiapan anak secara umum, bukan hanya kemampuan akademik di awal.

Mengapa Aturan Ini Diubah?

Kebijakan ini dibuat supaya proses masuk SD jadi lebih inklusif dan tidak membatasi anak hanya berdasarkan angka usia saja. Karena tiap anak tumbuh dan berkembang berbeda-beda, ada anak yang sudah siap belajar di usia 6 tahun atau bahkan kurang, selama secara psikologis mereka siap dan mampu menyesuaikan diri di lingkungan sekolah.

Jadi, orang tua bisa lebih tenang karena bisa mendaftarkan anak yang lebih muda sekalipun, asalkan anak tersebut siap dan punya rekomendasi yang sesuai.

Tips Buat Orang Tua yang Mau Daftarkan Anak SD

  • Pastikan anak sudah siap secara fisik dan mental untuk masuk SD.
  • Jika anak berusia di bawah 6 tahun, konsultasikan ke psikolog atau guru untuk dapatkan rekomendasi tertulis.
  • Persiapkan dokumen yang diperlukan dengan lengkap dan tepat waktu.
  • Jangan khawatir soal tes calistung, karena memang dilarang.
  • Awasi jadwal pendaftaran dan gunakan sistem SPMB 2025 yang sudah berlaku.

Kesimpulan

Jadi, aturan usia masuk SD sekarang lebih fleksibel dan mempertimbangkan kesiapan anak, bukan cuma angka 7 tahun. Anak yang berusia 7 tahun ke atas jelas prioritas utama, tapi anak usia 6 tahun juga bisa masuk. Bahkan anak di bawah 6 tahun bisa ikut masuk SD kalau mereka memang benar-benar siap dan mendapat rekomendasi khusus.

Kebijakan ini sangat membantu buat orang tua yang anaknya lahir agak terlambat dalam tahun kalender atau yang memang tumbuh kembangnya lebih cepat. Jadi, jangan takut dan tetap semangat mendukung perkembangan anak di masa-masa awal pendidikannya!

Semoga artikel ini membantu kamu memahami aturan baru masuk SD dengan lebih jelas dan santai. Kalau kamu punya pertanyaan lain soal pendidikan anak, jangan ragu untuk tanya ya!

Selamat menyiapkan masa depan cemerlang untuk si kecil! 🌟

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You might also like

💡 Dukung Ruang Informatika

Bantu kami terus berbagi konten dan proyek pembelajaran digital gratis!

☕ Dukung via Saweria 🌐 Unduh Source Code Gratis

Terima kasih sudah mendukung ruang belajar digital! 🙏