Pemahaman Dasar Informatika untuk Siswa SMA/SMK
Dalam pelajaran Informatika di SMA/SMK, dua materi yang sering membuat siswa bingung adalah struktur data dan basis data. Banyak siswa menganggap keduanya sulit, padahal sebenarnya konsep dasarnya sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Struktur data dan basis data merupakan fondasi penting dalam dunia komputer, pemrograman, dan sistem informasi. Hampir semua aplikasi yang kamu gunakan—WhatsApp, Instagram, OLX, e-learning, bahkan game—bergantung pada cara data disusun dan dikelola.
Artikel ini akan membahas mulai dari konsep paling dasar, analogi sederhana, contoh implementasi, ilustrasi, hingga latihan soal. Cocok untuk kamu yang ingin memahami materi dengan cepat dan jelas, sekaligus membantu persiapan UAS/PTS.
Sebelum membahas struktur data dan basis data, kita harus memahami dulu arti dari data.
Data adalah fakta atau informasi mentah yang belum diolah.
Contoh data sehari-hari:
Nama: “Rizky”
Umur: 17 tahun
Nilai: 85
Foto profil
Tanggal lahir
Nomor telepon
Data ini akan menjadi informasi setelah diproses dan disusun rapi.
Contoh informasi:
“Rizky lulus dengan nilai 85.”
“Siswa kelas XI TEI berjumlah 32 orang.”
“Total pesanan hari ini adalah 87 transaksi.”
Struktur data adalah cara mengatur dan menyimpan data agar dapat digunakan secara efisien.
Mengapa penting?
Karena komputer membutuhkan “wadah” atau struktur yang terorganisir agar:
Data mudah dicari
Data mudah diubah
Data cepat diproses
Penyimpanan lebih hemat
Bayangkan kamu punya ratusan buku.
Jika kamu hanya meletakkannya di lantai tanpa urutan, kamu akan kesulitan mencari buku tertentu.
Tapi jika kamu menyusunnya di rak:
Rak 1: novel
Rak 2: komik
Rak 3: buku pelajaran
Maka menemukan buku jadi cepat. Itulah prinsip struktur data.
Berikut struktur data dasar yang paling sering muncul dalam pelajaran Informatika:
Array adalah struktur data yang terdiri dari kumpulan data dengan tipe sama dan disimpan berurutan.
Contoh array:
nilai = [80, 85, 90, 95]
Contoh dalam kehidupan:
Daftar nomor kursi bioskop
Nomor absen siswa
Menyimpan 10 nilai Matematika
Akses cepat berdasarkan posisi index
Mudah digunakan
Ukuran tetap (tidak bisa bertambah otomatis)
Tujuan pembelajaran:
Memahami cara menyimpan dan mengakses data secara berurutan.
Mirip array, tapi ukuran fleksibel dan lebih dinamis.
Contoh:
teman = ["Andi", "Budi", "Cici"]
teman.append("Dewi")
List banyak digunakan di Python dan aplikasi sehari-hari.
Last In First Out.
Data masuk terakhir, keluar pertama.
Analogi:
Tumpukan piring di dapur
Undo/redo pada komputer
Contoh operasi:
push (menambahkan data)
pop (mengambil data)
First In First Out.
Data yang masuk pertama keluar duluan.
Analogi:
Antrian kasir Indomaret
Antrian printer
Digunakan untuk:
sistem tiket
pengaturan proses CPU
Data disusun secara hierarki (bercabang).
Contoh nyata:
Struktur folder di komputer
Struktur organisasi sekolah
Pohon keputusan
Kumpulan node yang saling terhubung.
Digunakan dalam:
Google Maps (jalur lokasi)
Jaringan sosial (teman, followers)
Setelah struktur data, kita masuk pada topik kedua yaitu basis data.
Basis data adalah kumpulan data yang terorganisir agar mudah diakses, dikelola, dan diperbarui.
Contohnya:
Data siswa sekolah
Data transaksi toko
Data buku perpustakaan
Data pengguna aplikasi
Database adalah otak dari aplikasi modern.
Alasan utama:
Menyimpan data dalam jumlah besar
Misal data 1.200 siswa SMA.
Mempermudah pencarian
Query SQL dapat mencari data dalam hitungan detik.
Mencegah data hilang
Disimpan di server / cloud.
Memungkinkan aplikasi bekerja stabil
Instagram, Mobile Legends, Online shop, semuanya bergantung pada database.
Berikut istilah dasar yang wajib kamu ingat:
Wadah besar tempat data tersimpan.
Seperti lembar Excel yang berisi baris dan kolom.
Contoh tabel siswa:
| NIS | Nama | Kelas | Nilai |
|---|---|---|---|
| 101 | Rina | X RPL | 87 |
| 102 | Budi | XI TKJ | 90 |
Satu data lengkap dalam tabel.
Contoh:101, Rina, X RPL, 87
Jenis data yang disimpan.
Contoh field:
Nama
Kelas
Umur
Alamat
Kolom unik untuk membedakan setiap record.
Contoh:
NIK
NIS
Nomor KTP
Tanpa primary key, data bisa berantakan.
Hubungan antar tabel.
Contoh relasi di sekolah:
Tabel Siswa ↔ Tabel Kelas
Tabel Guru ↔ Tabel Mapel
Relational Database (SQL)
MySQL
MariaDB
PostgreSQL
Non-Relational Database (NoSQL)
MongoDB
Firebase
Local Database
SQLite
CSV
JSON
Berikut query dasar yang biasanya muncul di kelas Informatika SMA/SMK.
CREATE TABLE siswa ( nis INT PRIMARY KEY, nama VARCHAR(50), kelas VARCHAR(10), nilai INT );
INSERT INTO siswa VALUES (101, 'Rina', 'X RPL', 87);
SELECT * FROM siswa;
SELECT nama, nilai FROM siswa WHERE nilai >= 90;
DELETE FROM siswa WHERE nis = 101;
Contoh relasi sederhana:
| id_kelas | nama_kelas |
|---|---|
| 1 | X RPL |
| 2 | X TKJ |
| NIS | Nama | id_kelas |
|---|
Relasi:
1 kelas bisa punya banyak siswa.
Tapi 1 siswa hanya punya 1 kelas.
Inilah konsep One-to-many.
| Struktur Data | Basis Data |
|---|---|
| Digunakan dalam program | Digunakan untuk menyimpan data secara permanen |
| Disimpan di memori (RAM) | Disimpan di hard disk / server |
| Contoh: Array, Stack | Contoh: tabel SQL |
| Untuk logika program | Untuk manajemen data |
Kesimpulan:
Struktur data = cara data diatur dalam program.
Basis data = tempat menyimpan data dalam aplikasi.
nama_siswa = ["Ani", "Budi", "Cici"] print(nama_siswa[1]) # Output: Budi
import sqlite3
conn = sqlite3.connect("sekolah.db")
cursor = conn.cursor()
cursor.execute("CREATE TABLE IF NOT EXISTS siswa (nis INT, nama TEXT)")
cursor.execute("INSERT INTO siswa VALUES (101, 'Rina')")
conn.commit()
cursor.execute("SELECT * FROM siswa")
print(cursor.fetchall())
Mengira struktur data adalah database (padahal berbeda).
Lupa bahwa array harus bertipe sama.
Menggunakan kolom tanpa primary key di SQL.
Kurang memahami relasi tabel.
Tidak memisahkan data berdasarkan kategori.
Struktur data mengatur cara penyimpanan data dalam program.
Basis data menyimpan data dalam jumlah besar secara permanen.
Keduanya sangat penting dalam informatika dan pemrograman.
Siswa SMA/SMK wajib memahami tabel, record, primary key, dan SQL dasar.
Banyak aplikasi modern bergantung pada struktur data dan basis data.
Bantu kami terus berbagi konten dan proyek pembelajaran digital gratis!
Terima kasih sudah mendukung ruang belajar digital! 🙏