Kenali 4 fondasi berpikir komputasional (dekomposisi, pola, abstraksi, algoritma) dengan contoh sederhana dan aplikasinya dalam kehidupan sehari-hari.
Berpikir komputasional (computational thinking) adalah kemampuan untuk memecahkan masalah secara sistematis dengan cara yang bisa dipahami manusia maupun komputer. Konsep ini pertama kali dipopulerkan oleh Jeannette Wing (2006) dan kini menjadi salah satu keterampilan penting di era digital.
Berbeda dengan sekadar menggunakan komputer, berpikir komputasional lebih menekankan pada cara berpikir dalam menyusun solusi. Oleh karena itu, keterampilan ini tidak hanya bermanfaat di bidang informatika, tetapi juga di hampir semua aspek kehidupan sehari-hari.
Ada empat fondasi utama dalam berpikir komputasional, yaitu:
Dekomposisi adalah kemampuan memecah masalah besar menjadi bagian-bagian kecil yang lebih mudah ditangani.
Contoh:
Saat menulis esai, kita memecahnya menjadi pendahuluan, isi, dan penutup.
Dalam memasak, kita memecah langkah mulai dari menyiapkan bahan, memotong, memasak, hingga menyajikan.
Pengenalan pola berarti melihat kesamaan atau pola dalam masalah yang berbeda. Dengan menemukan pola, solusi bisa lebih cepat ditemukan.
Contoh:
Dalam matematika, soal perkalian 2 × 5, 2 × 10, dan 2 × 15 memiliki pola kelipatan 2.
Dalam kehidupan sehari-hari, kita mengenali pola cuaca: jika mendung, kemungkinan besar akan hujan.
Abstraksi adalah kemampuan menyaring informasi penting dan mengabaikan detail yang tidak relevan.
Contoh:
Saat membaca peta kota, kita tidak melihat detail pohon atau gedung kecil, tetapi hanya fokus pada jalan utama.
Dalam membuat diagram alur, hanya langkah penting yang ditampilkan.
Algoritma adalah serangkaian langkah sistematis untuk menyelesaikan masalah.
Contoh:
Resep masakan adalah algoritma yang berisi langkah-langkah memasak.
Cara masuk ke akun media sosial (buka aplikasi → masukkan username → masukkan password → klik login) juga merupakan algoritma.
Berpikir komputasional bisa diterapkan di banyak bidang:
Pendidikan: siswa memecah soal kompleks menjadi langkah sederhana.
Bisnis: menganalisis data penjualan untuk menemukan pola keuntungan.
Kehidupan sehari-hari: membuat jadwal harian dengan langkah-langkah runtut.
Keempat fondasi berpikir komputasional membantu kita:
Memecahkan masalah lebih cepat dan sistematis.
Melatih cara berpikir logis dan terstruktur.
Menjadi lebih siap menghadapi tantangan di dunia digital.
Berpikir komputasional adalah keterampilan penting di era teknologi. Dengan menguasai 4 fondasinya — dekomposisi, pengenalan pola, abstraksi, dan algoritma — kita bisa memecahkan masalah dengan lebih efektif, baik dalam dunia akademik maupun kehidupan sehari-hari.
Bantu kami terus berbagi konten dan proyek pembelajaran digital gratis!
Terima kasih sudah mendukung ruang belajar digital! 🙏